NASIONALNEWS.id, LAMONGAN – Kepolisian kembali menyampaikan perkembangan terbaru terkait kecelakaan kerja yang terjadi di PT Superior Prima Sukses (SPS), Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.
Berdasarkan keterangan terbaru dari Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, terdapat tujuh pekerja yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Dari jumlah tersebut, sejumlah korban sempat mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit di Surabaya dan Lamongan.
Berikut data terbaru korban:
1. A.A.W. (31), laki-laki, warga Pucuk, Lamongan, mengalami luka dan saat ini dirawat di RS Katolik Surabaya.
2. S.K. (36), laki-laki, warga Simokerto, Surabaya, mengalami luka dan dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
3. A.D.R. (20), laki-laki, warga Laren, Lamongan, mengalami luka dan dirawat di RS Katolik Surabaya.
4. I.S. (36), laki-laki, warga Kedungpring, Lamongan, mengalami luka dan sempat menjalani perawatan di RSML. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia di RSML sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (18/9/2026).
5. R.F. (20), laki-laki, warga Laren, Lamongan, mengalami luka dan menjalani perawatan di RSML. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (18/9/2026) di RSML.
6. F. (31), laki-laki, warga Turi, Lamongan, mengalami luka dan sempat mendapatkan penanganan. Korban kemudian meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Jumat (18/9/2026).
7. M.S.F. (25), laki-laki, warga Babat, Lamongan, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Dengan adanya perkembangan tersebut, jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kerja di PT SPS menjadi empat orang, sementara tiga korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait insiden kecelakaan kerja tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai kronologi dan penyebab kejadian akan disampaikan setelah proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Reporter: Sholichan









