NASIONALNEWS.ID, Jakarta – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait serta pemerintah daerah (pemda) akan membuat desain pembangunan kependudukan bernama Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK).
Langkah ini untuk menciptakan stabilitas demografi dan ketahanan keluarga yang diperlukan demi mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Sejumah tantangan kependudukan yang mesti dihadapi pada era bonus demografi seperti tingkat pengangguran tenaga kerja muda (usia 15-24 tahun) sebesar 17% berdasarkan data BPS pada 2025.
“Untuk menguatkan kualitas sumber daya manusia, akan didorong agar sejak dari SMA remaja dapat mengetahui minatnya dan diarahkan memperoleh sertifikasi sehingga dapat langsung bekerja jika tidak meneruskan berkuliah,” kata Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji.
Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-II Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) bertajuk ‘Mewujudkan Lulusan Digital yang Unggul, Berkarakter, dan Kredibel sebagai Penggerak Transformasi Menuju Generasi Emas dan Keluarga Tangguh Indonesia 2045’ di Ruang Auditorium Kantor Kemendukbangga/BKKBN pada Rabu (22/4/2026).
“Penduduk juga akan dipastikan lulus pendidikan menengah hingga tingkat lanjut agar berdaya saing global. Selain itu, prevalensi stunting akan terus diupayakan hingga di bawah 10 persen.”
Penduduk juga akan dipastikan lulus pendidikan menengah hingga tingkat lanjut agar berdaya saing global.
“Selain itu, prevalensi stunting akan terus diupayakan hingga di bawah 10 persen,” ucap Wihaji.
Keberadaan PJPK akan mendukung stabilitas demografi dan ketahanan keluarga akan muncul secara otomatis.
PJPK adalah dokumen perencanaan operasional lima tahunan yang disusun oleh pemerintah (pusat/daerah).
Langkah ini untuk mengarahkan kebijakan kependudukan, kualitas keluarga, dan mobilitas penduduk.
“Saya yakin para wisudawan akan menjadi generasi penerus yang dapat memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dan negara, dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.






