Gelar Sales Mission Wisata Open Trip Pasar Domestik, Kemenpar Perkuat Ekosistem Pariwisata

oleh -
img 20260724 wa0643

NASIONALNEWS.ID, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyelenggarakan Sales Mission (Misi Penjualan) Wisata Open Trip Pasar Domestik di Yogyakarta pada Kamis (23/7/2026).

Langkah ini sebagai upaya memperkuat ekosistem pariwisata nasional dan mendorong masyarakat agar semakin banyak berwisata di dalam negeri melalui pilihan paket wisata yang berkualitas, terjangkau, dan sesuai kebutuhan berbagai segmen pasar.

Dengan begitu Sales Mission mempertemukan pelaku industri pariwisata dengan buyers potensial dalam forum bisnis yang dirancang untuk memperluas jejaring kerja sama dan menciptakan peluang transaksi.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan kegiatan tersebut menjadi pilot project Kemenpar guna membangun ekosistem pariwisata domestik yang semakin kuat dan kompetitif melalui pengembangan paket wisata open trip.

“Kegiatan ini menjadi peluang bagi industri pariwisata nasional untuk menghadirkan produk wisata yang ringan, variatif, dan kompetitif sehingga masyarakat semakin tertarik serta memiliki lebih banyak pilihan untuk berwisata #DiIndonesiaAja,” katanya.

Konsep open trip memberikan alternatif perjalanan yang lebih fleksibel dengan jadwal, rute, dan fasilitas.

Selain itu harga yang telah ditetapkan penyelenggara sehingga lebih mudah diakses masyarakat.

Model perjalanannya juga dapat disesuaikan kebutuhan berbagai segmen mulai dari sekolah, perguruan tinggi, komunitas, instansi pemerintah, perbankan, dan perusahaan secara rutin menyelenggarakan kegiatan outing, gathering, dan study tour.

Penyelenggaraan misi penjualan ini sejalan dengan tren positif pergerakan wisatawan nusantara.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara sebesar 1,20 miliar perjalanan pada 2025.

Angka ini tumbuh sebesar 17,53% dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah perjalanan wisatawan nusantara telah mencapai 523,22 juta perjalanan periode Januari 2026 sampai Mei 2026.

Angka ini naik sebesar 2,86% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Khusus pada Mei 2026 jumlah perjalanan sebesar 106,16 juta.

Angka ini naik 8,83% dibandingkan April 2026 dan meningkat 8,69% dibandingkan Mei 2025.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ni Made Ayu Marthini mengemukakan Open Trip Table Top Bangga Berwisata di Indonesia menjadi ruang strategis.

Hal ini telah mempertemukan sellers dengan buyers yang telah dikurasi Kemenpar agar menghasilkan kerja sama bisnis yang lebih efektif.

“Kami menghadirkan sellers yang menawarkan paket dan produk wisata yang variatif dengan beragam pengalaman berwisata menarik sehingga mampu menjawab kebutuhan berbagai segmen pasar yang terus berkembang, khususnya generasi muda yang semakin meminati konsep open trip,” tuturnya.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Erwita Dianti mengemukakan pelaksanaan misi penjualan di Yogyakarta melibatkan 16 sellers dan 45 buyers potensial melalui format table top meeting yang membuat interaksi bisnis berlangsung lebih fokus dan produktif.

Para sellers berasal dari berbagai subsektor industri pariwisata, mulai dari desa wisata, biro perjalanan, operator tur, penyedia transportasi, hingga pelaku industri pendukung.

Contohnya, Desa Wisata Wukirsari, Desa Wisata Tinalah, Kampung Wisata Purbayan, dan Badan Pelaksana Otorita Borobudur.

Kemudian, HITA Journey, Expediso, Always Tour & Event Management, dan Index Wisata Tours.

Selanjutnya, Kirana Tour, Jay Tour Arrangement, Pegasus TMA Tour, KAI dan KAI Wisata.

Lalu, Batik Warisan, Dje Djak Rasa, serta Van Bloemeen 1881 & Pramana Craft.

“Melalui konsep rotasi meja dan diskusi yang lebih intensif, kami berharap tercipta peluang kerja sama bisnis yang konkret dan berkelanjutan sehingga mampu memperkaya pilihan produk wisata domestik sekaligus memperkuat daya saing industri pariwisata Indonesia,” ucapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.