490 Siswa SMAN 2 Tangsel Batal Wisuda di Gedung untuk ke-5 Kalinya

oleh -
SMAN 2 Tangsel

NASIONALNEWS.ID, KOTA TANGSEL – Untuk kelima kalinya ditunda wisuda 490 siswa kelas 12 yang sudah lulus sejak beberapa bulan lalu dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), karena tidak mendapat izin dari Gubernur Banten, Wahidin Halim dan masih berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangsel, biaya kegiatan wisuda yang batal sebesar Rp700 ribu belum ada proses pengembalian.

Padahal setelah empat kali penundaan, SMAN 2 Tangsel berencana menggelar wisuda pada 11-12 Agustus 2020 di Gedung Olahraga (GOR) di Kawasan Perumahan Puspiptek, namun gagal dan ditunda kelima kalinya.

Ketua Panitia Wisuda SMAN 2 Tangsel, Ikbal saat dikonfirmasi lewat telepon selularnya, Rabu (12/7/2020), tidak menjawab soal pembatalan wisuda dan pengembalian uang, hanya menjawab dengan singkat bahwa wisuda dilaksanakan dengan virtual.

“Kegiatannya full virtual pa yuyu,” singkatnya.

Sementara Pengelola Gedung Puspiptek, Budiman mengatakan, bahwa batalnya acara wisuda SMAN 2 Tangsel, karena tidak mendapat izin dari Gubernur Banten karena masa pandemi Covid-19 dan masih berlakunya PSBB di Kota Tangsel.

“Pelaksanaan wisuda batal ga dapat izin dari Gubernur Banten, dari kami sudah mengizinkan karena pola wisudanya Drive thru tidak berkerumun,” terang Budiman kepada Nasional News melalui telepon selularnya,

Menurut Budiman, wisuda batal ada larangan dari Gubernur Banten karena perpanjangan PSBB di Kota Tangsel.

“Katanya sih, ga boleh sama Gubernur” pungkasnya. (Yuyu)