Nunggu Obat Dua Jam, Pasien Keluhkan Pelayanan RSUD Kota Tangerang

oleh -
apotek rsud kota tangerang
Apotek RSUD Kota Tangerang

NASIONALNEWS.ID KOTA TANGERANG – Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang mengeluhkan pelayanan pengambilan obat di apotek. Demi mendapatkan obat pasien mengantri selama dua jam di apotek.

Salah seorang pasien, HL (51) mengeluhkan lamanya proses untuk mendapat obat di apotek RSUD Kota Tangerang, dan ini bukan pertama kalinya.

“Kemarin mulai dari pendaftaran dan pelayanan dokter sudah antri sekitar satu jam, setelah dapat resep dokter ke apotek antri 2 jam lebih obat baru selesai,” ungkapnya kepada Nasional News di rumahnya, Selasa (21/9/2021).

Menurutnya, mutu pelayanan di apotek harusnya ditingkatkan, kalau perlu dipercepat, karena yang datang berobat tidak semuanya dalam kondisi sehat, menunggu selama 2 jam membuat dirinya stres apalagi saat berobat anaknya yang paling kecil dibawa ikut serta karena tak bisa ditinggal sendiri.

“Yang bikin stress nunggu dua jam dan badan lagi kurang sehat serta bawa anak juga. Saya sadar yang menunggu lebih dua jam banyak juga dan bukan saya doang, harusnya pihak RSUD mengevaluasi pelayanan di apotek,” pungkasnya.

Direktur RSUD Kota Tangerang, Dini Anggraeni enggan memberikan penjelasan, dan meminta wartawan untuk menghubungi bagian hubungan masyarakat (Humas) rumah sakit, terkait lamanya proses pengambilan obat di apotek.

“Bisa ke humas RSUD silahkan,” pesan Dini melalui telepon selularnya.

Sementara staf Humas RSUD Kota Tangerang Shal Purnama menjelaskan, bahwa lambatnya proses pengambilan obat dikarenakan banyaknya pasien anak, dikarenakan banyaknya penggunaan obat puyer yang memakan waktu dalam proses peracikannya.

“Terkait pertanyaan untuk di farmasi ini, saya dapati jawaban dari pelayanan medis (Yanmed-red), untuk durasi menit pelayanan obat di apotek bila ada puyernya maksimal 60 menit. Karena obat puyer untuk pasien anak-anak yang dibutuhkannya. Kalau obat tablet sulit diminum,” terangnya melalui pesan aplikasi Whatsapp.

Shall menambahkan, lamanya durasi pelayanan obat mungkin dikarenakan banyaknya pasien anak-anak yang mengunakan obat puyer.

“Kalau yang antri berasa lama di apotik, mungkin pas sedang lagi banyaknya pasien anak-anak di buatkan puyernya,” tandasnya. (Yuyu)

No More Posts Available.

No more pages to load.