RSUD Banyumas Puncaki HUT ke-101, Luncurkan Perpustakaan Talasemia dan Tinjau IMP Perinatologi

oleh -
oleh
img 20260430 wa0006

NASIONALNEWS.ID BANYUMAS – RSUD Banyumas menggelar acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-101 pada Kamis (30/4/2026). Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang hari, serta dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Dalam peringatan kali ini, RSUD Banyumas mengusung tema “Mengabdi, Bertumbuh, dan Bersinergi Menuju Banyumas PAS (Produktif, Adil, dan Sejahtera)”.

Bupati Sadewo membuka rangkaian acara dengan melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peluncuran Ruang Perpustakaan Talasemia, sekaligus meninjau Gedung Instalasi Maternal Perinatal (IMP), khususnya ruang perinatologi yang disiapkan untuk bayi baru lahir dengan kebutuhan perawatan khusus.

img 20260430 wa0005

Direktur RSUD Banyumas, dr. Widyana Grehastuti, Sp.OG, M.Si.Med., mengatakan peresmian perpustakaan di ruang layanan talasemia menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pasien, terutama anak-anak yang rutin menjalani transfusi darah setiap bulan.

“Talassemia itu pusat layanan untuk pasien-pasien thalassemia, anak-anak dan ada juga pasien dewasa yang membutuhkan transfusi darah setiap bulan. Karena saat transfusi mereka membutuhkan tempat aktivitas, maka kami sediakan sarana perpustakaan,” ujarnya.

Menurutnya, perpustakaan tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) untuk menyediakan bahan bacaan serta literasi digital.

Selain itu, RSUD Banyumas juga melanjutkan pengembangan IMP tahap kedua yang difokuskan untuk perawatan bayi yang membutuhkan layanan intensif.

“Lantai 2 ini ditujukan untuk merawat bayi-bayi yang membutuhkan perawatan khusus. Bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan khusus ada di ruang rawat instalasi maternal perinatal,” katanya.

Dalam puncak HUT ke-101 ini, RSUD Banyumas juga menggelar kegiatan donor darah. Darah yang terkumpul akan diprioritaskan untuk kebutuhan pasien talasemia.

Widyana menyebut saat ini RSUD Banyumas melayani sekitar 600 pasien talasemia, dengan komposisi sekitar 300 berasal dari Banyumas dan 300 lainnya dari wilayah sekitar.

“Setiap bulan kita harus menyediakan darah untuk pasien-pasien thalassemia ini. Rata-rata satu pasien membutuhkan dua sampai tiga kantong,” ucapnya.

Bupati Banyumas Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, MM menilai fasilitas IMP yang ditinjau sudah cukup lengkap dan mampu menampung puluhan bayi dalam layanan perawatan khusus.

“Komplit sekali, saya lihat daya tampungnya ada untuk 50 bayi. Alat-alatnya juga sudah komplit,” katanya.

Sadewo berharap penguatan layanan ini semakin memperkokoh RSUD Banyumas sebagai rumah sakit rujukan regional, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di usia yang telah melampaui satu abad.

“Di usia 101 tahun ini harapan saya RSUD Banyumas akan semakin berkualitas,” pungkasnya.

(Widhiantoro)

No More Posts Available.

No more pages to load.